FH UPB adakan Guest Lecture

01

03 (1) 02 (1) 05 (1) 04 (1)

Fakultas Hukum Universitas Panca Bhakti adakan Guest Lecture, tamu yang hadir dalam Guest Lecture kali ini adalah Hakim Mahkamah Konstitusi yaitu Dr. Suhartoyo, SH.,MH. Materi yang disampaikan berkaitan dengan “Problem Dan Tantangan Pilkada Serentak Dalam Perspektif Hukum dan Legal Standing Dalam Berpekara di Mahkamah Konstitusi”.

Acara berlangsung menarik karena mahasiswa menyambut antusias kehadiran Bapak Dr. Suhartoyo, SH.,MH. Selaku Hakim Mahkamah Konstitusi di tengah-tengah mahasiswa. Guest Lecture diawali dengan pemaparan mengenai Pilkada serentak dan legal standing dalam berperkara di Mahkamah Konstitusi, titik tekan materi lebih kepada pelaksanaan Pilkada serentak sebagai amanah undang-undang dan problem-problem pelaksanaan Pilkada serentak yaitu mengenai peradilan khusus karena Mahkamah Konstitusi berdasarkan putusan MK Nomor 97/PUU-XI/2013 dan amanah Pasal 157 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota bahwa pemerintah diamanahkan sebelum Pilkada serentak diadakan maka harus membentuk Peradilan Khusus, permasalah lainnya adalah ketika peradilan khusus ini ada di bawah Mahkamah Agung dan berada di Pengadilan Tinggi masing-masing Provinsi maka akan rentan menimbulkan konflik baru. Begitu penyajian materi selesai disampaikan oleh Bapak Dr. Suhartoyo, SH.,MH. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi maka dengan antusias mahasiswa bertanya yaitu berkaitan dengan legal standing dalam beracara di Mahkamah Konstiusi, pelaksanaan ambang batas pengajuan pembatalan hasil penghitungan suara berdasarkan Pasal 158 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 dan beberapa pertanyaan lainnya, sebelum acara ditutup Bapak Dr. Suhartoyo, SH.,MH menyampaikan kepada mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa dan kaum intelektual agar mengawal pelaksanaan Pilkada dan pelaksanaan undang-undang serta apabila terdapat undang-undang yang dianggap bertentangan dengan UUD NRI Tahun 1945 maka dipersilahkan untuk melakukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi secara langsung atau dengan menggunakan media teleconference.