Pusat Karir Gelar Webinar Pelatihan Kepemimpinan

Pusat Karir Gelar Webinar Pelatihan Kepemimpinan

Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak telah menggelar pelatihan kepemimpinan secara virtual, pada 28 November 2020 kemarin.

Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Rektor UPB Pontianak, Dr. Purwanto dan dihadiri oleh Jamaludin, ST sebagai narasumber Founder Imater juga dari Ikatan Mahasiswa dan Alumni Kecamatan Terentang, serta dipandu oleh Moderator handal Agung Dwi Prabowo yang juga sebagai dosen Fakultas Hukum UBP Pontianak.

Pada pelatihan itu, juga melibatkan peserta dari Mahasiswa penerima KIP Kuliah 2020 dan Bidikmisi, serta Mahasiswa angkatan 2020 UPB Pontianak. Selain mendapatkan ilmu dan pengalaman, peserta juga mendapatkan E-Sertifikat dan doorprize menarik.

Rektor UPB, Dr. Purwanto, SH, M.Hum menyampaikan terkait tujuan digelarnya pelatihan tersebut.

Ia menilai bahwa pelatihan kepemimpinan memang sangat dibutuhkan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan pemimpin yang berkarakter secara efektif dan mampu mengimplementasikan di dalam kegiatan berorganisasi.

“Maka kita komitmen untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa agar menjadi pemimpin yang memang memiliki karakter dan berkualitas, serta ilmunya bermanfaat,” ujarnya. 

“Dan tentu hal itu untuk kemajuan universitas maupun daerah dan bangsa,” tambah Purwanto.

Upaya Revitalisasi Peran Pemuda Kampung Tenun Batu Layang dalam Penerapan Konsep Zero Waste

Upaya Revitalisasi Peran Pemuda Kampung Tenun Batu Layang dalam Penerapan Konsep Zero Waste

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bekerjasama dengan Kelompok Pemuda Kampung Tenun di Kelurahan Batulayang dilaksanakan pada tanggal 20 November 2020.

Tujuan dari kegiatan ini adalah 1) untuk mengurangi masalah sampah baik organik dan anorganik, 2) menjadikan sampah yang dihasilkan oleh rumah tangga yang dapat memberikan tambahan pendapatan bagi para pemuda 3) menjadi motivator bagi komunitas pemuda lainnya dalam upaya penerapan zero waste.

Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 2 jam, yang dimulai dengan pemaparan mengenai pemilahan sampah yang nantinya menuju ke konsep zero waste.Dilanjutkan dengan penjelasan mengenai pembuatan keranjang Takakura yang merupakan salah satu alternatif dalam pengelolaan sampah skala rumah tangga.

Penggunaan keranjang Takakura sebenarnya sudah dikenal di beberapa wilayah di kota-kota di Indonesia. Metode pengelolaan sampah dengan keranjang Takakura ini pertama kali dikenalkan oleh Koji Takakura di Surabaya dan menjadi salah satu pengelolaan sampah skala rumah tangga yang cukup berhasil.

Di akhir kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan praktek secara langsung pembuatan keranjang Takakura serta praktek pembuatan kompos dari sisa sampah rumah tangga.

PKM yang merupakan kegiatan yang didanai oleh UPB ini disambut dengan sangat antusias oleh kaum muda di Kampung Tenun. Ini terlihat dari semangat yang ditunjukkan oleh Ketua Kampung Tenun Ibu Kurniati dan Wakil Ketua Ibu Julia, SE, berserta beberapa pemuda yang mempunyai peran aktif di Kampung Tenun dimana nantinya mereka diharapkan dapat meneruskan pengetahuan dan pengalaman mengenai pengelolaan sampah rumah tangga melalui Metode Keranjang Takakura.

Jalin Kerjasama, UPB Kunjungi Kantor Bupati Kayong Utara

Jalin Kerjasama, UPB Kunjungi Kantor Bupati Kayong Utara

Sekretaris Pengurus Yayasan Panca Bhakti Pontianak, Thadeus Yus, S.H., M.P.A. bersama Rektor UPB Dr. Purwanto, S.H., M.Hum dan jajarannya datang berkunjung ke kantor Bupati Kayong Utara pada, Senin pagi (5/10/20).Kedatangan ini disambut baik oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kayong Utara Dra. Hilaria Yusnani, mewakili Bupati Kayong Utara yang berhalangan hadir.

Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin Kerjasama antara pihak Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dan UPB, berkaitan dengan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Hak Intelektual (HaKI). Hal ini diapresiasi oleh pihak pemerintah Kayong Utara, yang mana diwakili oleh Dra. Hilaria selaku Sekda.

“dengan adanya pusat studi HaKI di UPB saat ini, kami berharap dapat berkolaborasi dengan Kabupaten Kayong Utara utamanya berkenaan dengan indikasi geografis daerah tersebut,” ujar Dr. Purwanto.

Pin It on Pinterest

WhatsApp chat