Edaran Rektor: Kuliah Daring #2

Edaran Rektor: Kuliah Daring #2

Berdasarkan edaran  Rektor UPB Nomor : 268/UPB/F.19/2020, diumumkan kepada seluluh mahasiswa/i Universitas Panca Bhakti sebagai berikut:

  1. Perkuliahan tatap muka ditiadakan mulai tanggal 26 Maret 2020 s.d. 4 April 2020.
  2. Proses Belajar Mengajar dilaksanakan secara on line, berpedoman sesuai edaran tersebut.

Demikian untuk dilaksanakan.

Edaran Rektor: Kuliah Daring

Edaran Rektor: Kuliah Daring

Berdasarkan edaran  Rektor UPB Nomor : 245/UPB/F.19/2020, diumumkan kepada seluluh mahasiswa/i Universitas Panca Bhakti sebagai berikut:

  1. Perkuliahan tatap muka ditiadakan mulai tanggal 16 Maret 2020 s.d. 28 Maret 2020.
  2. Proses Belajar Mengajar dilaksanakan secara on line, berpedoman sesuai edaran tersebut.

Demikian untuk dilaksanakan.

UPB : Orientasi dan Pedalaman Tugas Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya

UPB : Orientasi dan Pedalaman Tugas Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya

Menindaklanjuti Permendagri Nomor 133 tanggal 22 Desember 2017, DPRD Kabupaten Kubu Raya untuk itu mengadakan kegiatan orientasi dan pendalaman tugas bagi pimpinan serta anggotanya. Agar terlaksana dengan baik, DPRD Kabupaten Kubu Raya dalam hal ini menunjuk Universitas Panca Bhakti sebagai pelaksana kegiatan tersebut.

Diikuti oleh 45 anggota dewan DPRD Kubu Raya, pendalaman tugas ini dilakukan dalam bentuk bimbingan teknis yang mana narasumbernya berasal dari BPSDM Provinsi Kalimantan Barat dan pakar hukum dari Fakultas Hukum UPB. Mengangkat tema Peningkatan Kapasitas dan Tupoksi Serta Optimalisasi Tri Fungsi DPRD, kegiatan ini diadakan di Hotel Swiss Belinn, Kota Singkawang dimulai pada hari Jumat (7/3/2020).

Berlangsung selama 2 hari, bimbingan teknis ini diisi dengan 6 materi dimana secara keseluruhan membahas mengenai sistem pemerintahan serta kewenangan, tugas dan fungsi DPRD. 2 pakar hukum yang berasal dari Fakultas Hukum UPB masing-masing menyampaikan materi pelatihan sesuai dengan keahliannya. Dr. Setyo Utomo, S.H., M.Hum menyampaikan materi mengenai Urgensi Fungsi Pengawasan DPRD Dalam Percepatan Pembangunan Kesejahteraan, dan Annurdi, S.H., M.H pada kesempatannya menyampaikan mengenai Implementasi Fungsi Legislasi Dalam Menghadirkan Regulasi Daerah Yang Berkualitas.

Ditemui di ruangannya Rektor UPB, Dr. Purwanto, S.H., M.Hum mengapresiasi kegiatan tersebut. Beliau mengharapkan agar kedepannya dapat bekerja sama dengan DPRD Kab/Kota lainnya dalam kegiatan serupa.

“Semoga sukses dan lancar kegiatan bimtek perdana UPB. Insyaallah segera menyusul DPRD Kab/Kota lainnya,” ujarnya. (MP)

Lakukan “Ground Breaking”, UPB Undang Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

Lakukan “Ground Breaking”, UPB Undang Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia

“Negara Asean khususnya Indonesia melalui Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan kini mendorong pembangunan sekolah-sekolah vokasi”, tegas Dr. Ir. Ridwan, MSc selaku PLT Direktur Kelembagaan Pendidikan Tinggi. Kehadirannya di UPB mewakili Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia, Nadiem Anwar Makariem, BA, MBA yang berhalangan hadir.

Sabtu15 Februari 2020, UPB mengadakan peletakan baru pertama pembangunan Gedung sekolah vokasi, pasca sarjana dan program jarak jauh pertama di Kalimantan Barat. Pada acara ini turut hadir pula organ Yayasan Panca Bhakti baik terdiri atas unsur Pembina, pengurus dan pengawas, sekjen PDRI (Persaudaraan Dosen Republik Indonesia) bapak Dr. Drs. H. Yadiman, SH, MH, segenap pimpinan Perguruan Tinggi se-Kalimantan Barat, Bank Mandiri cabang Sidas, Bank BNI cabang Pontianak, Bank BNI Syariah, Bank Kalbar cabang Jeruju dan Kapolsek Pontianak Barat.

Dr. Ir. Ridwan, MSc sangat mengapresiasi penyelenggaraan Pendidikan vokasi yang dilakukan oleh UPB, tetapi kembali beliau mengingatkan agar kampus kuning dapat lebih berfokus pada penambahan jumlah prodi. Hal ini mengingat usia UPB yang telah berdiri cukup lama, dan hingga saat ini baru terdapat 6 prodi.

“perlu diingat bahwa untuk setiap Universitas, dalam penyelenggaraan pendidikan vokasi dibatasi maksimal 20% dari jumlah prodi yang ada,” tambahnya.

Setelah peletakan batu pertama Gedung tersebut, acara kemudian dilanjutkan dengan Launching Buku Ajar Dosen UPB. Bertempat di area pembangunan Gedung tepatnya di samping Fakultas Pertanian UPB, Dr. Drs. Yadiman, SH, MH selaku pembimbing penyusunan buku ajar berperan penting dalam penciptaan buku-buku tersebut. Beliau mengatakan bahwa menulis buku merupakan salah satu hal krusial yang harus dilakukan oleh para dosen.

“Dosen kalau tidak membaca ya menulis, kedua hal ini sama pentingnya,” lugasnya.

Tidak berhenti disitu saja, kampus kuning yang telah mengundang kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI juga mengagendakan diskusi mengenai layanan kelembagaan DIKTI. Dimoderatori oleh Drs. Yadiman, kegiatan yang berlokasi di Ruang Rapat Rektorat berlangsung dengan penuh antusias.

Bersama PTS se-Kalimantan Barat, UPB mencoba untuk menemukan solusi dari berbagai kesulitan yang tentunya sering dihadapi oleh Perguruan Tinggi Swasta. Dikatakan oleh Dr. Ir. Ridwan, MSc, bahwa menjadi pimpinan dari PTS merupakan tanggung jawab yang berat. Diskusi kemudian diakhiri dengan kesepakatan untuk menjadikan Dr. Ir. Ridwan, MSc sebagai penasihat dalam pengembangan PTS yang berada di Kalimantan Barat.

“Perguruan tinggi yang hebat ialah perguruan tinggi yang mengedepankan kualitas SDM dan memiliki tata kelola yang baik,” ujar Dr. Purwanto, SH, M.Hum. (MP)

Edaran Rektor: Kuliah Daring #2

Mahasiswi Akuntansi UPB Sabet 3 Penghargaan Pada Pemilihan Model Batik 2020

Sabtu, 25 januari 2020 telah dilaksanakan kontes pemilihan model batik Kalimantan Barat di Pondok Ale-Ale, Kota Pontianak. Diselenggarakannya kegiatan ini bertujuan untuk dapat memperkenalkan dan mempromosikan kain batik khas daerah Kalimantan Barat.

Setelah melalui rangkaian dan proses penilaian yang cukup panjang, tiga orang mahasiswa asal UPB berhasil menyabet beberapa penghargaan. Riska mahasiswi UPB jurusan akuntansi berhasil masuk hingga ke babak “top ten”.

“gak nyangka sih, tapi saya memang sudah berusaha maksimal. Puji Tuhan diberikan kesempatan hinga bisa lolos sampai ke babak ini”, tuturnya.

Selain Riska ada juga Dinda Aprianda dan Julia Ecky yang juga merupakan mahasiswi UPB jurusan akuntansi tahun Angkatan 2018. Keduanya berhasil meraih penghargaan sebagai The Best Model pada pemilihan tersebut. (MP)

Pin It on Pinterest

WhatsApp Layanan WhatsApp